Minggu, 26 Agustus 2018

Workshop Jurnalistik AJI Bandar Lampung – Sanitasi Aman Tanggung Jawab Bersama

Workshop Jurnalistik AJI Bandar Lampung -
Sanitasi Aman Tanggung Jawab Bersama


Workshop Jurnalistik AJI Bandar Lampung – Sanitasi Aman Tanggung Jawab Bersama, Kegiatan yang diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Bandar Lampung pada hari sabtu dan minggu tanggal 25-26 Agustus 2018 ini diikuti oleh para jurnalis, blogger dan citizen journalism. Saya ikut acara ini karena memang sanitasi menjadi hal yang penting. Wawasan saya butuhkan untuk kegiatan family project di Ramadhan tahun depan.

Acara dimulai dengan pembukaan dan perkenalan peserta. Paling banyak adalah peserta dari jurnalis, lebih dari separuh peserta yang hadir. Oh ya kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka ulang tahun AJI yang ke 24, kegiatan yang bertempat di Hotel Batiqa Bandar Lampung ini bekerja sama dengan SNV, yaitu NGO internasional di bidang sanitasi lingkungan dengan Basis di Nederland Belanda.

Narasumber yang menyampaikan materi pada hari pertama sangat menarik perhatian saya. Mereka adalah Bambang Pujiatmoko dan I Nyoman Suartana dari NSV, Agus Setyowidodo dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, serta Kresna dari tirto.id. Narasumber yang ketiga inilah yang saya tunggu-tunggu. Secara tirto.id kalo membuat berita selalu apik dan data-data yang digunakan valid, serta analisa yang cukup mendalam.

Bambang Pujiatmoko dari SNV sedang
Mrnyampaikan materi 


Kenapa harus sanitasi? Iya, sanitasi ini bukanlah isu yang sexy bagi para jurnalis. Jarang banget berita yang disampaikan di media. Mengapa pula harus sanitasi urban? Sanitasi dan kebersihan yang buruk dapat menurunkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.  Kementrian PUPR menyatakan bahwa hanya 2 persen penduduk kota yang memiliki akses ke sistem pembuangan air limbah kota.

Output kegiatan yang dilaksanakan melalui dua hari ini diharapkan para peserta memiliki pemahaman tentang pentingnya sanitasi lingkungan bersih dan sehat di tengah masyarakat. Selain itu mengetahui isu yang menarik yang dapat diangkat dipermukaan terkait sanitasi. Output terakhir adalah jurnalis yang hadir diharapkan memiliki kepekaan terhadap persoalan sanitasi khususnya di perkotaan.

Bagaimana menuliskan berita yang apik dari data-data yang ada? Nah Mas Kresna dari Tirto.id ini membagi tipsnya untuk para peserta. Mas Kresna ini ternyata adik angkatan saya di Universitas Negeri Yogyakarta.  Data-data yang diperolehan bisa dijadikan kajian yang mendalam. Apa yang pertama harus di lakukan? Data terlebih dahulu diperiksa kebenarannya. Cara yang paling gampang adalah menanyakan pada ahlinya. Dengan data ini kita bisa bercerita agar mudah mendorong pembaca merasakan apa yang kita tulis. Selain itu kresna membagi pengalaman dengan reportase di lapangan, menggunakan panca indra untuk lebih membuat artikel lebih hidup dan drama. Seperti membuat novel gitulah, ada tokoh, ada tempat ada alur serta ada konflik di dalamnya. Hal yang penting juga adalah kapan kita harus menghentikan cerita atau membatasi cerita sampai dengan isu tertentu, supaya cerita yang akan kita sampaikan tidak melebar. Selain itu riset berita lama juga bisa dicari di internet. Akan ada artikel - artikel lama yang mungkin akan membantu dalam mengembakan tulisan. Untuk mendapatkan data yang lebih banyak dapat dilakukan di kompas data. Berbayar tentunya. Mulai empat ribu untuk satu artikel.


Kresna dari tirto.id sedang memberikan
Tips dan trik menulis artikel berdasarkan
data data


Kegiatan Workshop Jurnalistik AJI hari kedua adalah survey ke lokasi yang berhubungan dengan sanitasi lingkungan. lokasi yang di survey adalah sebagai berikut:
  1. PLT Bakung, Teluk Betung
  2. Kampung Harapan, Teluk Betung
  3. Pasir Gintung, Bandar Lampung
  4. Hadimulyo Barat,Metro
  5. Imopuro, Metro

Di akhir workshop, peserta diminta untuk menulis artikel di medianya masing-masing dengan maksimal waktu posting satu minggu setelah workshop berakhir. Karya tiga terbaik dan satu favorit akan mendapat hadiah. Dengan total,hadiah 6.750.000,-




Bagikan

Jangan lewatkan

Workshop Jurnalistik AJI Bandar Lampung – Sanitasi Aman Tanggung Jawab Bersama
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

2 komentar

Tulis komentar
avatar
29 Agustus 2018 01.36

Sebab wa story aku langsung mampir ke blog sini hehe. Penasaran sama hasil reportase teman teman yang ikutan workshop. Secara aku kemaren enggak ada ekspektasi apa apa tentang lokasi yang ditugaskan.
Ketika sampai di sana barulah ternganga melihat fakta yang ada. Ternyata begini dan begitu.

Oiya revisi Om, si kampung harapan/teluk harapan ini di Panjang selatan, bukan teluk betung hehe

Reply
avatar
29 Agustus 2018 18.53

waah terima kasih banyak revisinya mantu. iya euy setelah sampai lokasi baru ngeh ternyata masalahanya begitu komplek. tidak sesederhana yang saya bayangkan kemarin. so hard kayaknya untuk bisa jadi tulisan yang menarik dan memikat para stake holder...tapi tetap semangat deadline..hahahaha

Reply

Milad Ke-2 Tapis Blogger : Undang Selebgram Lampung

Milad Ke-2 Tapis Blogger : Undang Selebgram Lampung. sumber foto: Heni Puspita Kini Tapis Blogger bukan hanya ada, tapi juga hadi...