Minggu, 23 September 2018

Mengetahui Peradaban Dunia Dengan Berkunjung Di Museum Nasional Indonesia

Museum Nasional Indonesia


Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Begitulah ungkapan yang pas ketika saya sedang menemani istri menghadiri acara di Jakarta Tanggal 22 Juli 2018, Acara wisuda Matrikulasi Institu Ibu Profesional regional Jakarta sebagai Fasilitator. Apa itu Institut Ibu Profesional? Silahkan intip artikelnya di blog istri saya ya, www.lindadwihapsari.com.


Kami berangkat dari Lampung sabtu Pagi dengan menggunakan transportasi udara. Sampai di Jakarta masih pagi, sementara waktu check in hotel jam 2 siang. Ah kami jalan-jalan saja dulu sambil membunuh waktu hingga jam check in di hotel tiba. Monumen Nasional menjadi tujuan kami, karena memang saya belum pernah masuk ke lokasi yang sangat bersejarah ini. Sesekali berfoto dengan latar belakang Monumen yang dirancang oleh Presiden Pertama kita. Hanya saja saya tidak sampai naik ke atas puncak Monas karena antrinya panjang betul.

Foto dengan latar belakang Monumen Nasional

Acara wisuda matrikulasi di Auditorium Museum Nasional Indonesia , tepatnya di Lantai Bawah. Setelah acara selesai saya menyempatkan diri untuk mengelilingi Museum Nasional  Indonesia yang terdiri dari 4 Lantai. Berikut laporannya.

Alamat Museum Nasional Indonesia

Museum Nasional Indonesia beralamatkan di Jalan Medan Merdeka Barat No. 12, Jakarta Pusat.
Telp 021-386172, Fax 021-3447778
Email: museum.nasional@kemdikbud.go.id
Museum Nasional juga memiliki akun media sosial loh. nih cek di akun twitter @MuseumNasional, Instagram @Museum_nasional_indonesia juga Facebook di : MUseum Nasional Indonesia, atau website resminya : www.museumnasional.or.id

Hari dan Jam Buka Museum Nasional Indonesia

Hari Operasional Museum Nasional Indonesia ini mulai hari Selasa sampai dengan Minggu. dengan waktu jam operasional sebagai berikut:

Senin dan hari libur nasional  Tutup
Selasa - Kamis  Buka Pukul 08.30 WIB, Tutup Pukul 16.00 WIB
Jumat      Buka Pukul 08.30 WIB, Tutup 16.00 WIB
Sabtu    Buka Pukul 08.30 WIB, Tutup 17.00 WIB
Minggu  Buka Pukul 08.30 WIB, Tutup 17.00 WIB

Harga Tiket Masuk Museum Nasional Indonesia

Untuk melihat koleksi yang di Museum Nasional Indonesia ini  tidaklah mahal. cukup terjangkau untuk kalangan masyarakat indonesia. harga tiket masuk berbeda untuk pengunjung dari luar negeri. harga tiket masuk lebih murah lagi bila datang secara rombongan. nah ini cocok buat para siswa atau kumpulan mahasiswa. berikut harga Tiket Masuk Museum Nasional Indonesia:

Perorangan/Personal
Dewasa  Rp. 5000,-
Anak       Rp. 2.000,-
Wisman/foreigner   Rp. 10.000,-

Rombongan/Group (minimal 20 Orang)
Dewasa      Rp. 3.000,-
Anak-anak    Rp. 1.000,-
Wisman       Rp. 10.000,-

Sejarah Singkat Museum Nasional Indonesia

Sekilas Museum Nasional Indonesia ini mirip dengan Museum sejarah alam yang dimiliki oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Untuk Museum sejarah alam saya akan tulis dalam artikel yang berbeda. Museum Nasional Indonesia sangat dikenal dikalangan masyarakat Indonesia, khususnya penduduk Jakarta. mereka menyebutnya dengan sebutan Gedung Gajah, atau Museum Gajah. kenapa di sebut dengan istilah Museum Gajah? karena pada tahun 1871 Raja Chulalongkon (Rama V) dari Thailand memberikan hadiah berupa patung gajah perunggu. kadang juga disebut dengan Gedung Arca karena memang di dalam gedung banyak arca yang tersimpan rapi dari berbagai periode zaman.
Pada tanggal 17 September 1962, Lembaga Kebudayaan Indonesia menyerahkan pengelolaan Museum Kepada Pemerintah Indonesia yang kemudian menjadi museum pusat. akhirnya berdasarkan keputusan Mentri Pendidikan dan kebudayaan Nomor 092/0/1979 tertanggal 28 mei 1979 museum Pusat ditingkatkan menjadi Museum Nasional.

Kompas Kapal, ditemukan pada abad ke-19

hingga saat ini Museum Nasional Indonesia menyimpan lebih dari 164.757 koleksi benda-benda bernilai sejarah yang terdiri dari koleksi prasejarah, arkeologi, numismatik dan heraldik, keramik, etnografi, sejarah dan geografi.

Rumah adat di Indonesia, dari berbagai daerah

komplek ini dibangun atas tanah seluas 26.500 m2 hingga memiliki 2 gedung. gedung A digunakan untuk memamerkan koleksi museum dan Gedung B atau disebut dengan Gedung Arca dibuka secara resmi oleh Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudoyono. gedung B ini terdiri dari 4 Lantai. selain untuk barang koleksi juga di gunakan untuk ruang pameran, kantor ruang konferensi, laboratorium, perpustakaan dan lain-lain.

Tempat yang eye kece untuk foto

Lantai 1 terdiri dari koleksi manusia dan lingkungan
Lantai 2 terdiri dari koleksi yang berkaitan dengan Ilmu pengetahuan, teknologi dan ekonomi
Lantai 3 terdiri dari koleksi organisasi sosial dan pola permukiman.
sedangkan lantai 4 terdiri dari barang koleksi khasanah emas dan keramik.

Itulah tadi sekilas tentang Museum Nasional Indonesia. saya dan istri kebetulan senang berkunjung ke museum, karena bagi kami dengan berkunjung ke museum, kita jadi tau akan peradaban. peradaban dari masa ke masa. juga menambah wawasan dan ide. 

Bagikan

Jangan lewatkan

Mengetahui Peradaban Dunia Dengan Berkunjung Di Museum Nasional Indonesia
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

4 komentar

Tulis komentar
avatar
26 September 2018 18.29

Betul sekali Mas, untuk Mengetahui Peradaban Dunia yang harus Berkunjung Di Museum Nasional Indonesia, pengen seh kesana.. tapi belum kesampaian

Reply
avatar
27 September 2018 01.04

Sekarang berkunjung ke musium menjadi perhatian juga, karena sekaligus wisata edukasi dan sejarah. Benar - benar luar biasa ya perkembangan peradaban manusia dari dulu sampai sekarang.

Reply
avatar
3 Oktober 2018 08.29

Iya Mas. Banyak peradaban yang berubah. Mungkin juga kita bisa memprediksi 20 tahun kedepan peradapan kita seperti apa. Harus disiapkan dari sekarang

Reply
avatar
17 Oktober 2018 06.44

koleksinya bagus bagus ya mas

Reply

Yakin Sertifikat Tanah Kamu Asli? Begini Cara mengecek Keaslian Sertifikat Tanah

Yakin Sertifikat Tanah Kamu Asli? Begini cara cek keaslian SHM Yakin sertifikat tanah kamu Asli? Pertanyaan-pertanyaan ini sering mun...